Pangkalpinang (24/02/2025) | Penerapan Pelayananan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam mendukung lembaga peradilan yang transparan dan bersih, dan terbuka bagi siapapun pencari keadilan. Sebagai Petugas yang telah ditunjuk oleh pimpinan dan dianggap mampu tentunya dibekali dengan prosedur dan sarana pelayanan yang mumpuni melalui pembinaan, pengawasan monitoring dan evaluasi rutin untuk mempertahankan dan meningkatkan pelayanan.

Mou SLB Negeri Pangkalpinan Senin, 24 Februari 2025
Perlunya pengenalan komunikasi yang baik bagi semua pencari keadilan, Pengadilan Tinggi Bangka Belitung berinovasi melalui kerjasama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Pangkalpinang untuk meningkatkan pelayanan khususnya bagi penyandang disabilitas. Pembekalan dengan pengenalan Bahasa Isyarat atau cara berkomunikasi bagi penyandang disabilitas tidak hanya bagi petugas PTSP saja, namun seluruh Aparatur Pengadilan. Acara yang dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung berlangsung pada hari Senin, tanggal 24 Februari 2025 bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Bangka Belitung diikuti juga oleh aparatur pengadilan. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta turut diajak untuk mengenali ejaan abjad melalui gerakan tangan dan ekspresi.

Ibu Dra. Sahara selaku Kepala Sekolah SLB Negeri Pangkalpinang sangat mengapreasiasi kegiatan ini dan sangat berterimakasih kepada Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, karena kami kaum difabel masih dianggap keberadaannya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan “melalui penandatanganan kerjasama ini kami para kaum difabel/disabilitas mengharapkan mendapat perlakuan yang sama, asas yang sama karena kaum disabilitas adalah bukan orang yang cacat tapi sama seperti kita hanya saja memiliki keistimewaan, karena mari kita memberikan perlakuan yang sama”, harap beliau.
Dengan Pelatihan ini, mampu mewujudkan Pengadilan Tinggi Bangka Belitung sebagai lembaga peradilan yang inklusif, selain dengan layanan infrastruktur sarana maupun prasarana yang telah disediakan oleh Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.

