Pangkalpinang, 12 Desember 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh aparatur peradilan terhadap risiko kebakaran, Pengadilan Tinggi Bangka Belitung (PT Babel) bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pangkalpinang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan simulasi penanganan bencana kebakaran. Kegiatan yang bertajuk “Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran” ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 12 Desember 2025, bertempat di halaman dan Ruang Sidang PT Babel, dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

Peningkatan Kualitas Layanan dan Keamanan Aset
Acara dibuka oleh DR. Artha Theresia, S.H., M.H., selaku Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas dan manajemen risiko, mengingat PT Babel menyimpan dokumen-dokumen penting negara.
“Keselamatan jiwa dan aset kantor, terutama arsip perkara dan fasilitas layanan publik, adalah prioritas utama. Sosialisasi ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan investasi penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan zero accident,” ujar beliau. Dari pihak Damkar Kota Pangkalpinang, hadir Narasumber yang memimpin tim edukasi. Beliau menyampaikan materi sosialisasi yang mencakup:
-
Teori Dasar Api: Mengenali unsur-unsur penyebab api dan jenis-jenis kebakaran.
-
Pencegahan Dini: Identifikasi potensi bahaya listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar.
-
Prosedur Evakuasi: Jalur evakuasi yang benar dan titik kumpul aman.
-
Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan): Teknik penggunaan APAR yang efektif dengan metode P-A-S-S (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).

Simulasi Praktis dan Respons Cepat
Puncak kegiatan adalah sesi simulasi yang dilakukan di halaman kantor. Seluruh peserta, terdiri dari Hakim Tinggi, Pejabat Struktural, Staf terlibat langsung dalam demonstrasi penggunaan APAR untuk memadamkan api yang bersumber dari tumpahan minyak. Tim Damkar mendemonstrasikan teknik pemadaman api tradisional, seperti menggunakan karung goni basah, dan memastikan setiap peserta mendapatkan giliran untuk mencoba langsung memadamkan api, sehingga menghilangkan rasa panik dan meningkatkan kepercayaan diri.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari seluruh aparatur. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai PT Babel tidak hanya mampu menyelamatkan diri, tetapi juga bertindak sebagai petugas penanggulangan pertama dalam situasi darurat sebelum tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi. Acara ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan apresiasi atas edukasi dan kerja sama yang telah diberikan.









