Pangkalpinang, 3 Juni 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Bangka Belitung pada Rabu pagi ini. Segenap jajaran pimpinan, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural, hingga staf pelaksana berkumpul untuk menyaksikan sebuah momentum penting dalam perjalanan karier aparatur sipil negara: Upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Acara ini merupakan puncak dari masa orientasi dan penilaian yang telah dilalui oleh para tunas muda peradilan. Bertindak sebagai pejabat yang melantik sekaligus memberikan arahan adalah Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Prosesi ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah ikrar sakral pengabdian kepada negara dan konstitusi di bawah naungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Empat orang aparatur yang secara resmi mengucap sumpah dan menerima status sebagai Pegawai Negeri Sipil penuh adalah:

  • Satriana Lintang Silalahi, S.I.Kom.

  • Arga Jeremia Sinaga, S.T.

  • Merry Tantri Millenia, S.Kom.

  • Zuliya Feradena, A.Md.Kom

Dalam amanatnya yang penuh motivasi, Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung menyampaikan ucapan selamat kepada para PNS yang baru saja dilantik. Beliau menekankan bahwa transformasi dari CPNS menjadi PNS membawa tanggung jawab moral yang jauh lebih besar. Status ini menuntut komitmen tanpa batas terhadap integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat pencari keadilan.

“Saudara-saudara adalah energi baru bagi Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Saya berharap status PNS ini tidak membuat saudara berpuas diri, melainkan menjadi pemicu untuk terus berinovasi,” ujar beliau di hadapan para hadirin. Beliau juga menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam setiap tindakan sehari-hari untuk mewujudkan visi badan peradilan yang agung. Sejalan dengan semangat transformasi digital yang sedang digalakkan di lingkungan peradilan, para PNS baru ini juga didorong untuk menjadi motor penggerak literasi teknologi. Di era kedaulatan informasi seperti saat ini, aparatur peradilan dituntut untuk bekerja dengan cara-cara yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel demi memberikan pelayanan hukum yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Hymne Mahkamah Agung. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI, pengambilan sumpah jabatan di bawah sumpah agama masing-masing, serta penandatanganan Berita Acara Sumpah. Acara ditutup dengan pembacaan doa syukur demi kelancaran tugas dan perlindungan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian mereka. Sebagai penutup, Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung didampingi para Hakim Tinggi memberikan ucapan selamat secara langsung, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama di meja hijau ruang sidang sebagai simbol resminya mereka menjadi bagian dari keluarga besar pengabdi hukum di Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.