Perubahan sistem pelayanan peradilan saat ini yang menerapkan pelayanan terpadu satu pintu mengharuskan semua aparatur peradilan untuk memahami alur pelayanan yang ada di pengadilan. hal ini berkaitan dengan penerapan teknologi informasi dalam proses berperkara di pengadilan. Sesuai SE Dirjen Badilum Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pelaksanaan Pembinaan Peningkatan kapasitas Kemampuan Teknis Hukum oleh Setiap Pengadilan Tinggi, maka Pengadilan Tinggi Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis PTSP ( Pelayanan Terpadu Satu Pintu ), SIPP ( Sistem Informasi Penelusuran Perkara ) dan e-Court Sewilayah Hukum Pengadilan Tinggi Bangka Belitung sebagai salah satu upaya mewujudkannya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh KPT Babel Bapak H. Widiono, S.H., M.B.A., M.H. yang dihadiri oleh unsur pimpinan Pengadilan Negeri sewilayah Babel. Sesuai Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 7 November 2018 sampai 9 November 2018 bertempat di Novilla Boutique and Resort, Sungailiat, propinsi Kep. Bangka Belitung dengan peserta tenaga teknis PT dan PN Sewilayah Babel. Adapun segala biaya yang timbul dari kegiatan ini didanai oleh Dipa PT Babel. Panitia menghadirkan 3 ( tiga ) orang narasumber yaitu Bapak DR. Ridwan Mansyur, S.H., M.H. ( WKPT Babel ), Achmad Basyari, SE. ( Perwakilan Dirjen Badilum ) dan Dodon Angin Wiyono, S.Kom. ( perwakilan Dirjen Badilum ).

Bapak Achmad Basyari dalam materinya tentang PTSP memaparkan bagaimana perubahan sistem pelayanan peradilan saat ini sehingga Tujuan PTSP untuk Mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, tarnsparan dan terukur sesuai dengan standar yang ditetapkan dapat terealisasi. Dengan adanya Pendaftaran perkara secara online atau e-Court yang terintegrasi dalam SIPP akan memudahkan pihak untuk berperkara di pengadilan selanjutnya.

Bapak dodon lebih banyak berkreasi di teknis SIPP dan e-Court. Bapak dodon adalah admin Badilum untuk masalah SIPP dan e-Court sehingga peserta antusias dalam bertanya mengenai kedua hal tersebut. E-court adalah terobosan baru mahkamah Agung dalam layanan peradilan dimana dalam paparannya narasumber menjelaskan secara detail agar peserta dapat memahami dan menerapkan di satker masing masing.

Materi penyusunan berita acara dan penyitaan dikemas secara interaktif oleh narasumber Bapak WKPT Babel. Semua peserta diajak berpartisipasi aktif baik dalam game untuk mencapai tujuan tertentu ataupun berbagi pengalaman sesama peserta. Suasana semakin hidup dengan sesekali narasumber menghampiri peserta untuk memberikan komentar atas pernyataan, pendapat atau saran peserta lainnya. ” Membangun Komunikasi yang baik adalah hal penting bagi Panitera Pengganti dan Jurusita dalam menjalankan tugasnya, teruslah belajar dan belajar ” inspiratif point narasumber untuk peserta.

Dalam acara Penutupan kegiatan ini, Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi untuk suksesnya kegiatan ini, terutama kepada Narasumber yang telah berbagi pengetahuan untuk menambah pengetahuan aparatur peradilan sewilayah hukum Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Semoga semuanya selamat sampai ditempat tujuan dan dapat mentransfer apa yang telah diperoleh pada satker masing masing.(PT Babel)